Keju vs Cokelat, Mana yang Paling Populer?

Hampir semua cemilan kekinian yang beredar di pasaran menggunakan topping keju dan cokelat, sebut saja martabak, brownies, hingga pisang goreng. Tapi, sebenarnya mana yang paling populer dan lebih disukai masyarakat, keju vs cokelat?

Berbeda dari cokelat yang rasanya manis, semua jenis keju memiliki rasa agak asin dengan aroma susu cukup tajam. Selain sebagai pelengkap makanan, keju dan cokelat juga bisa jadi cemilan untuk teman ngopi maupun ngeteh.

Keju vs Cokelat

Perbandingan Keju vs Cokelat

Pada ulasan berikut, kami akan menjelaskan manfaat, kandungan, serta jenis-jenisnya. Sehingga hasil perbandingan keju vs cokelat bisa lebih adil dan valid.

Keju

Keju adalah makanan dari susu yang dibuat dengan pengentalan dan pencampuran bakteri baik. Namun, beda jenis keju berbeda pula proses pembuatannya. Ada keju yang dibuat secara tradisional guna menghasilkan cita rasa yang khas.

Di samping itu, hampir semua keju yang ada di toko ataupun minimarket dibuat dengan susu sapi. Tapi, ada juga keju yang menggunakan susu kambing dan unta sebagai bahan utamanya.

Keju mengandung vitamin A, kalsium, magnesium, protein, fosfor, dan B12 yang punya banyak manfaat baik untuk tubuh, di antaranya meningkatkan masa otot dan tulang.

keju

Nah, untuk menambah wawasan Anda, berikut beberapa jenis-jenis keju paling populer yang mudah ditemukan di minimarket maupun toko kue.

  1. Keju Mozzarella

Mozzarella adalah jenis keju yang dibuat dari susu sapi dan diproses dengan teknik khusus sehingga menghasilkan keju yang lembut dan gurih. Biasanya, Mozzarella dilelehkan untuk campuran pizza, ayam geprek, hingga mac n’ cheese.

  1. Keju Cheddar

Keju Cheddar berasal dari desa di Inggirs bernama “Cheddar”. Keju jenis ini temasuk yang paling populer karena cocok digunakan untuk semua makanan. Selain itu, olahan kue juga sering menggunakan keju Cheddar karena harganya cukup terjangkau.

  1. Keju Parmesan

Sama seperti jenis lainnya, keju Parmesan dibuat dari susu sapi dengan proses fermentasi. Tapi bedanya, waktu pembuatan keju ini sekitar 3 bulan sampai 12 bulan. Parmesan memiliki tekstur yang sangat padat dan bisa diolah menjadi beragam makanan.

jenis keju

  1. Keju Emmental

Pernah melihat keju berlubang? Itu namanya Emmental, keju dari Swiss yang dibuat dengan proses fermentasi berbeda sehingga menghasilkan bentuk yang khas. Sementara rasanya, tidak terlalu asin dan lebih dominan gurih.

Lubang yang ada di keju Emmental disebabkan oleh gas karbondioksida saat proses fermentasi. Semakin besar lubangnya, maka tingkat kematangannya lebih baik. Biasanya, keju jenis ini digunakan sebagai pelengkap burger, sandwich, hingga salad.

Untuk mendapatkan kesimpulan dari ulasan keju vs cokelat ini, kurang lengkap kalau tidak menyertakan sejarah cokelat dan manfaatnya untuk kesehatan.

Cokelat

Pecinta cokelat pasti tahu kalau jenis makanan ini dibuat dari biji buah cokelat yang dikeringkan kemudian dimasak hingga warnanya gelap. Cokelat pertama kali ditemukan tahun 250 M oleh Suku Maya dan mulai dikembangkan pada 1521 M.

coklat

Manfaat cokelat bagi tubuh adalah mampu meningkatkan mood, mengontrol kadar gula, menjaga jantung, hingga menjaga kesehatan otak dengan kandungan karbohidrat, kalsium, serat, magnesium, kalium, dan protein di dalamnya.

Inilah jenis-jenis cokelat paling populer dari seluruh dunia yang banyak digunakan untuk pelengkap makanan maupun cemilan.

  1. Dark Chocolate

Dark Chocolate adalah jenis cokelat yang sangat populer karena rasanya perpaduan manis dan sedikit pahit. Dengan kandungan kakao sekitar 35% – 85%, Dark Chocolate sangat baik untuk kesehatan, khususnya meredakan stres dan anxiety.

  1. Unsweetened Chocolate

Seperti namanya, Unsweetened Chocolate adalah jenis cokelat yang memiliki rasa pahit karena dibuat dengan 100% kakao. Oleh karena itu, cokelat ini lebih sering digunakan untuk campuran kue dan bahan utama cokelat olahan.

jenis coklat

| Baca Juga: Bagus Mana Royco vs Masako?

  1. White Chocolate

Berbeda dari yang lainnya, bahan utama White Chocolate bukan dari biji kakao, melainkan campuran gula, lesitin, minyak nabati, vanili, dan susu. Sehingga tak heran rasanya lebih creamy dan sangat manis. Cokelat jenis ini biasanya digunakan untuk topping donat dan kue.

Kesimpulan

Dari pada berdebat mana yang lebih enak, kenapa tak digabungkan saja keduanya? Terlebih, keju dan cokelat punya ciri khas masing-masing. Menikmati dua jenis makanan ini secara bersamaan tentu akan menghasilan cita rasa yang lebih nikmat.

Tapi, berdasarkan pengalaman atau pendapat teman, dan setelah membaca poin-poin tentang perbedaan keju vs cokelat di atas, mana yang menurut Anda lebih enak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*